Jumat, 07 April 2017

Steve Jobs itu..

Mungkin sebagian besar manusia lebih tau Apple daripada Steve Jobs. Lebih mungkin lagi orang-orang mengetahui iPhone daripada Apple. iPhone, sebuah merk hape yang prestisius itu




Awalnya saya skeptis dengan iPhone ini, karena dari beberapa review, baik fungsi maupun spesifikasi kalah dari Android, pesaingnya. Ibaratnya, iPhone cuma menjual prestise nya doang untuk menaikkan gengsi di pergaulan. Sebenarnya tidak masalah sih, selama tidak mengganggu neraca keuangan anda dan jangan pula memberatkan orang tua. Kalau mampu beli aja, kalau nggak mampu jangan dipaksakan.

Namun, penilaian saya itu berubah cukup drastis ketika membaca biografi Steve Jobs karya Walter Isaacson, sang pendiri Apple. Orang ini (Steve Jobs) jenius.



Mengubah dunia komputer
Di usia yang cukup muda (saya lupa persisnya) Steve Jobs sudah menjadi miliarder. Waktu itu Bill Gates masih cupu dan masih jadi rekan bisnis. Sebenarnya yang saya tangkap Steve Wozniaklah sang penemu barang-barang Apple pada waktu itu. Sayangnya, Wozniak terlalu berjiwa sosial tinggi, beliau ingin menggratiskan produk-produknya, yang dikemudian hari dilarang oleh Jobs. Insting Jobs terbukti jitu, penemuan Wozniak cukup berhasil mencuri perhatian.

Apple kemudian melakukan langkah revolusioner di dunia komputer dengan meluncurkan Macintosh, komputer pertama yang menggunakan antar-muka grafis pertama (saya tidak terlalu paham hal ini). Macintosh, bahkan dalam peluncurannya cukup fenomenal dengan cara komputer ini memperkenalkan dirinya sendiri. Komputer ini sukses di pasaran. Belum lagi iklan fantastis macintosh yang berjudul "1984". Silakan cek di Youtube. Semua itu merupakan hasil karya Jobs. Bahkan dalam iklan beliau ingin campur tangan.

Terkait program antar muka tadi, ada kisah yang menarik. Rupanya, program tersebut bukanlah karya asli Apple. Program tersebut aslinya adalah milik Xerox, perusahaan yang biasanya terpampang di tempat fotokopi. Jobs dalam suatu kesempatan bekerja sama dengan mereka, kemudian mengadopsi program tersebut. Kelak, Microsoft juga mengambil program antar-muka tersebut.

Jobs sangat marah kepada Bill Gates. Gates membalas dengan kata-kata yang terkenal kira-kira seperti ini:
"Kita memiliki tetangga yang punya TV bagus, ketika aku berusaha mencurinya, kudapati engkau telah mencurinya duluan!"


Mengubah dunia film
Jobs sempat keluar dari Apple gara-gara dipecat oleh Dewan Komisaris. Kemudian dia mendirikan perusahaan baru. Namanya NeXT. Namun dia juga sempat mendirikan perusahaan animasi yang bernama Pixar (kelak, Pixar ini dibeli Disney). Film pertama Pixar, Toy Story mungkin bukan film 3D pertama, tetapi menjadi pionir film animasi panjang pertama yang dibuat menggunakan teknik CGI (Computer Generated Imagery) dan sukses besar!


Kesuksesan Toy Story kemudian diikuti film film Pixar lainnya. Kita pun sekarang akrab dengan film animasi 3D. Bagi saya pribadi, Jobs dan timnya di Pixar mengubah dunia film selamanya,



Mengubah Dunia Musik & Gawai
Awal abad 20, tangan dingin Steve Jobs dan tim Apple melahirkan iPod, sebuah pemutar musik yang desainnya amat elegan. Jobs memang berniat untuk mengubah cara orang-orang dalam menikmati musik. Zaman dulu, Portable MP3 Player tidak secanggih sekarang. Untuk itulah iPod yang terintegrasi dengan iTunes lahir. iPod kemudian menjadi raja di dunia Portable MP3 Player.

Setelah itu, iPhone pun kemudian lahir. Handphone yang semua komponennya dibuat oleh Apple. Berbeda dengan android yang bisa dipakai oleh merk handphone yang berbeda semisal Asus, Samsung dan LG. iPhone benar-benar dari hulu ke hilir. Hal ini sangat sesuai dengan Steve Jobs, yang hobinya memegang kendali penuh atas segala sesuatu. iPhone menawarkan pengalaman yang berbeda dengan peranti lunak lain, seperti iTunes misalnya. Tentunya desain nya selalu elegan, khas produk-produk Apple. Itu lah mengapa saya ingin membeli iPhone, sekedar untuk menghormati Jobs dengan segala idenya. Berbeda dengan anak muda kebanyakan yang membeli gara-gara tren dan prestisius. Seharusnya kita membeli iPhone karena ide nya yang luar biasa.

Jobs juga seorang penemu, sampai akhir hayatnya dia memiliki puluhan (atau ratusan saya lupa) hak paten.

Steve Jobs itu:
- Ingin mendirikan perusahaan yang mencipta produk hebat, tidak hanya meraup laba.
- Ingin membuat perusahaan yang bertahan lama
- Fokus
- Perhatian pada detail dan desain
- Berpikiran beda
- Aturan umum tak berlaku baginya
- Menyukai seni
- Kharismatis dan pemarah
- Distorsi Realita Lapangan
- Kreatif
- Revolusioner dan penemu
- Pelopor
- Enerjik
- Suka mengendalikan (end to end)
- Perfeksionis
- Hulu-hilir
- Sederhana
- Visioner
- Spontanitas (tidak suka memakai slide ketika presentasi)

Satu hal lagi yang saya ingat ketika membaca biografi beliau, bahwasanya diibaratkan sebuah lemari, maka kayu yang di depan semisal pintu lemari harus sama baiknya dengan kayu yang di belakang (yang tidak kelihatan karena menghadap dinding). End to end, hulu-hilir!

0 komentar:

Posting Komentar

© Ahmad Ridhaifan Elrizky 2012 | Blogger Template by Enny Law - Ngetik Dot Com - Nulis