Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kesah

Jember Dulu, Banyuwangi Kemudian

Gambar
Setelah tarik ulur, rapat ngalor ngidul, liburan asrama tahun ini kembali diadakan. Hari Jumat tanggal 16 Februari 2018 pukul dua subuh kami berangkat menuju Banyuwangi dari kota Pahlawan. Liburan asrama (Hasanuddin HM) kali ini sama dengan liburan dua tahun lalu: Banyuwangi. hanya saja pada tahun 2016 tujuannya adalah Labuan Menjangan, sedangkan kali ini destinasi kami adalah Blue Bay alias Teluk Banyubiru. Rombongan berjumlah sepuluh orang dengan dua mobil sewaan. Satu mobil denganku adalah Bagas, Dono, Indra dan Ziyad sebagai supir. Sisanya ikut mobil lainnya tapi karena tidak relevan tidak perlu diperkenalkan. Bismillah kita mulai perjalanan kali ini.

Tahun Kedua

Agustus 2016 adalah bulan dimana saya mulai menetap di Surabaya. Kuliah adalah alasan utama saya pindah dari Waru ke Jl. Pucang Adi, Surabaya. Tempatnya lebih dekat dengan kampus plus fasilitas asrama mahasiswa Kalimantan Selatan yang lengkap membuat saya semakin mantap tinggal di Surabaya. Sebenarnya asrama sebelah juga menawari untuk tinggal disana, tapi keduluan Pucang. Hal ini yang membuat saya kadang di bully Indonk, dedengkot asrama Karmen. Waktu benar-benar berlalu bagai kedipan mata. Tiba-tiba saja sudah di September 2017. Artinya saat ini sudah memasuki tahun kedua saya hidup di kota Pahlawan ini. Tentu banyak suka-dukanya. Maka dari itu saya ingin menulis sesuatu untuk introspeksi sekaligus refleksi kehidupan saya selama sudah setahun tinggal disini.

Steve Jobs itu..

Gambar
Mungkin sebagian besar manusia lebih tau Apple daripada Steve Jobs. Lebih mungkin lagi orang-orang mengetahui iPhone daripada Apple. iPhone, sebuah merk hape yang prestisius itu Awalnya saya skeptis dengan iPhone ini, karena dari beberapa review, baik fungsi maupun spesifikasi kalah dari Android, pesaingnya. Ibaratnya, iPhone cuma menjual prestise nya doang untuk menaikkan gengsi di pergaulan. Sebenarnya tidak masalah sih, selama tidak mengganggu neraca keuangan anda dan jangan pula memberatkan orang tua. Kalau mampu beli aja, kalau nggak mampu jangan dipaksakan. Namun, penilaian saya itu berubah cukup drastis ketika membaca biografi Steve Jobs karya Walter Isaacson, sang pendiri Apple. Orang ini (Steve Jobs) jenius.

Cao-Cao dan Prasangka Buruk

Saat ini saya sedang asyik-asyiknya membaca kisah "Three Kingdom" atau Tiga Kerajaan jika di bahasa Indonesia kan. Awal mula mengenal kisah ini dari game PS1 Dynasty Warriors. Selanjutnya, kisah "Three Kingdom" muncul dalam beberapa komik Jepang yang saya baca. Bahkan dalam buku yang bertema dakwah, saya menemukan serpihan kisah Tiga Kerajaan ini. Salah satu tokoh dalam cerita ini, adalah Cao-Cao. Sebelum Cao-Cao menjadi perdana menteri, yang menjabat adalah Dong Zhuo yang sangat lalim. Karena itulah, Cao-Cao yang masih menjadi bawahan berkonspirasi untuk membunuh Dong Zhuo. Pada waktu yang tepat, dia berhasil bertemu dengan Dong Zhuo berdua saja. Namun kesempatan emas ini sia-sia ketika Dong Zhuo melihat Cao-Cao menghunus pedang dari cermin. Cao-Cao adalah seorang yang jenius, bagi saya. Walaupun, dipergoki oleh Dong Zhuo, Cao-Cao berkilah dia ingin menghadiahi dia dengan sebuah pedang yang sangat indah berhias 7 permata. Dong Zhou pun melepaskannya. Cao-Cao s...

Futsal

Kalau dulu saya pernah posting tentang Pertama Kali Bermain Futsal , maka sekarang mari kita bicara futsal lebih dalam. Saya sadar jika keinginan untuk mendalami olahraga futsal ini sudah terlalu terlambat. Bayangkan, baru ketika awal masuk kuliah, saya memutuskan untuk menyukai futsal. Pada saat itulah saya baru belajar, passing , control dan shoot . Sungguh terlambat sekali. Kembali ke zaman SMA. Saya begitu ingat, awal-awal ketertarikan ini dimulai ketika pelajaran olahraga. Biasanya setelah olahraga, masih ada waktu yang kosong. nah, saat itulah kami main bola. Bola, bukan futsal dan menggunakan lapangan basket. Jumlah pemain tergantung situasi, bisa 6 lawan 6, atau 7 lawan 7 namun idealnya adalah 5 lawan 5.

Semua Berawal dari Jemblok

Gambar
Mungkin kalian bertanya-tanya apa itu Jemblok. Saya perjelas saja disini: Jemblok itu adalah singkatan dari Jemblem Coklat. Singkatan ini dibuat oleh teman saya, saudara Pungkas, sang pecinta alam. Jemblem merupakan makanan khas jawa (sepertinya) yang terbuat dari ubi (kayaknya) yang berisi kelapa parut (kayaknya). Sedangkan coklat adalah coklat.  Saat semester pertama, kami kedatangan seorang senior -yang entahlah siapa dan darimana saya lupa-. Satu hal yang pasti, dia menawarkan alias sosialisasi tentang Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang diselenggarakan DIKTI. Saya, dengan jiwa muda dan kejantanan prima merasa tertantang untuk mengikuti program ini.  "Pokoknya kita ikut saja, kalah menang tidak masalah!" tuturku kepada teman-teman. Saat itu yang menyimak adalah Didit, Latief dan Pungkas.

Tentang Saya

Gambar
Ahmad Ridhaifan Elrizky lahir di kota Malang, Jawa Timur, namun merupakan keturunan asli Kalimantan Selatan tepatnya Hulu Sungai Tengah (Barabai Apam City, Mama-Abah asli sana). Namun besar dan berkembang di Banjarmasin selama 17 tahun. Setelah mengenyam pendidikan dari SD-SMA di kota seribu sungai, bujang pemalu ini memutuskan untuk merantau kembali ke kota kelahirannya sendiri pada 2011 lalu. Kemudian diterima berkuliah dengan lapang dada di Program Pendidikan Vokasi Universitas Brawijaya. Vokasi itu Diploma-III bagi yang nggak tau. Selama di Malang, dia tinggal di Asrama Mahasiswa Kalimantan Selatan Mandastana. Iya, asrama yang legendaris itu. Yang sangat suka behapakan (saling ejek dalam canda dan tawa). Menurutnya, banyak pelajaran didapat dari Asrama yang terletak Gang 13 Dinoyo samping Polsek Lowokwaru itu. Pemuda ini sangat menyukai seni (desain), sejarah dan tentunya sholat 5 waktu. Pernah tercatat sebagai pemenang lomba balap karung tingkat divisi di Riset dan Karya Ilmi...

Ujian Chuunin

Gambar
Tes Tulis Ujian Chuunin Membahas ujian ataupun tes, saya jadi teringat Naruto, si ninja rambut pirang itu. Serial manga Naruto memang sudah tamat, namun saya kira pembahasan mengenai ini akan berlanjut beberapa tahun ke depan. Di volume 5, anggota tim 7 (Naruto, Sasuke dan Sakura) yang masih menjadi ninja rendah atau Genin ditawari oleh Kakashi Hatake untuk mengikuti Ujian Chuunin (Chuunin = ninja kelas menengah). Satu hal yang menjadi syarat Ujian ini adalah harus dilaksanakan oleh 1 kelompok (3 orang) dimana bila salah satu menolak maka semuanya tidak boleh ikut. Rupanya, Kakashi cukup cerdik untuk tak memberitahu hal ini kepada mereka bertiga. Sebab bila peraturan ini diberitahu maka ada kemungkinan Sasuke maupun Naruto akan menakan Sakura untuk mengikuti Ujian ini. Akibatnya, Sakura akan merasa terpaksa dan tertekan mengikuti ujian ini. Maklum, Sasuke dan Naruto memang masih dalam masa pubertas (?). Ternyata, Naruto, Sasuke dan Sakura mantap datang dan ikut ujian ini dengan keteguh...

Petuah Cinta Ala Pak Tua

Satu minggu yang lalu, saya meminjam sebuah novel karangan Tere Liye berjudul "Aku, Kau dan Sepucuk Angpau Merah". Novel kepunyaan Hadi Saputra (teman di asrama mahasiswa Kalimantan Selatan Mandastana) ini berlatar di Borneo atau pulau Kalimantan tepatnya di Pontianak. Ada beberapa karakter unik, contohnya Bang Togar, Koh Acong, Cik Tulani, Pak Tua dan tentunya sang tokoh utama yang berprofesi sebagai Tukang Sepit (Kapal motor berkapasitas kecil) berngaran Borno. Namun, dari sekian karakter diatas, selain Borno sang bujang berhati lurus, saya paling terkesan dengan tokoh Pak Tua. Nama asli beliau adalah Hidir. Di dalam novelnya, Pak Tua ini seringkali memberikan nasehat-nasehat, petuah-petuah bagi Borno. Bahkan ada dalam 1 bab membahas tentang cinta, tepatnya petuah cinta ala Pak Tua untuk Andi, sahabat karib dari Borno. Apa saja Petuah Cinta ala Pak Tua ini? Mari kita simak.

Suatu Sabtu (Bagian II) : Prisa dan Sebelah Lensa Kacamata yang Hilang

Suatu Sabtu, Sore Setelah Futsal di Tahun 2009 Sesaat Setelah futsalan , layar hape nokia butut ku menandakan ada sebuah SMS masuk. Aku lihat nama sang pengirim SMS, Prisa (yah, sebut saja begitu). Intinya dia mengabarkan kepadaku bahwa dirinya sedang berada di Banjarmasin. Oh iya, Prisa ini adalah gadis yang sedang asyik-asyiknya kusukai. Dia berasal dari kota sebelah. Mengetahui dia sedang berada di "daerah kekuasaan" ku, batin ini penasaran juga. Maka kubalas lah SMS itu dengan bertanya sesimpel mungkin: "Ngapain Pris..?" "Mau nonton di basket"

Suatu Sabtu (Bagian I) : Pertama Kali Bermain Futsal

Gambar
Suatu Hari Sabtu, di Masa SMA Hari itu yang terekam dalam memori adalah hari sabtu. Aku masih ingat. Pada hari itulah aku pertama kali bermain olahraga futsal di lapangan futsal. Berawal dari hari itu lah, perlahan-lahan  aku mulai menyukai olahraga ini. Meski begitu, lapangannya sendiri adalah sebuah gudang yang dimodifikasi sedemikian rupa hingga ada gawang di dalamnya.

Ada Apa Dengan Tiga (Bagian II)

Gambar
       Jika beberapa minggu yang lalu kita membahas prinsip-prinsip maupun pegangan hidup dari Buya Hamka, Pak Harto dan juga Pak Janti, maka pada postingan kali ini saya akan membahas tentang tiga hal berbeda. Ada tips, akibat dan juga yang lainnya. Tak usah menunggu terlalu lama mari kita simak:

Ada Apa Dengan Tiga

Gambar
Dari dulu saya sangat menyukai angka tiga. Dari sekolah dasar kalau tidak salah. Ditambah, Ultraman - superhero raksasa buatan jepang saat itu juga bernama Ultraman Tiga, maka lengkaplah kebahagiaan saya menyukai angka tiga. Kemudian anda ingat kan dengan tiga amal yang terputus ketika saat mati nanti? Benar sekali. Pertama amal jariyah, ilmu yang bermanfaat dan terakhir atau yang ketiga anak sholeh yang senantiasa mendoakan orangtuanya. Semoga tulisan yang saya terbitkan kali ini bisa membawa manfaat bagi yang membaca. Membicarakan soal angka tiga, ada beberapa hal yang menarik perhatian saya. Setelah saya membaca buku-buku dan juga mendengar petuah orang lain, rata-rata ada tiga poin yang dihasilkan. Tokoh-tokoh besar pun punya tiga prinsip dalam hidupnya.  Maka, pada kesempatan kali ini saya akan menyajikan tiga tokoh yang memiliki prinsip berbeda. Meski begitu, prinsip-prinsip beliau-beliau ini akan bagus sekali diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.  ...

Orang-orang yang Telah Memerdekakan Dirinya

Gambar
      Tulisan kali ini cukup singkat. Saya punya beberapa teman. Teman saya ini sedikit berbeda dengan teman kebanyakan. Apa pasal? Mereka, bagi saya, telah menemukan hidupnya. Kalau istilah zaman sekarang itu mungkin passion  tepatnya. Di mata saya, mereka berhasil berbahagia dengan cara mereka sendiri. Tentu saja ada pengorbanan, namun pada akhirnya sebuah senyum terbit dari usaha keras mereka memperjuangkan keinginan. Kadang saya iri, tetapi lebih banyak takjub dan bangga. Semoga tulisan ini dapat membagikan pelajaran dan syukur apabila dapat menginspirasi, terutama untuk saya sendiri. Pertama ada teman saya yang bernama Wahyu asal pulau Bali. Kedua, ada Pungkas Nurrohman yang asli Kepanjen, Malang. Si Biker Wahyu sebenarnya adalah teman dari teman karib saya. Gara-gara sering bertemu, saya jadi kenal meski kurang mengenalnya secara dalam. Dari cerita-cerita karib saya, diketahui Wahyu ini seorang yang unik. Wahyu merupakan mahasiswa angkatan 2012, seting...

Pelajaran dari Ta Lo Xa Chung Cu

Gambar
  Ini adalah sebuah cerita fiksi karya Tony Wong. Iya, ini cerita tentang Pedang Maha Dewa.  Cerita ini bertokoh utama Wen Tian, seorang koki keluarga Pei Ming (salah satu dari 4 keluarga besar tanah sentral) yang kemudian menjadi pewaris pedang kristal langit untuk membasmi iblis. Namun kita disini tak membahas Wen Tian tetapi sedikit bercerita tentang Ta Lo Xa Chung Cu, orang terkuat di daerah Barat (kekuatannya setara dengan ketua persekutuan bumi dan langit, orang terkuat di tanah sentral). Ta Lo Xa Pelajaran pertama: Kekalahan Raja Yen Wang sekaligus Ketua Persekutuan Bumi dan Langit. Alkisah, Ta Lo Xa berkelana ke tanah sentral disebabkan karena di daerah barat sudah tak ada lagi yang dapat menandinginya. Di tengah perjalanannya, dia bertemu dengan ketua persekutuan bumi dan langit yang bisa di bilang manusia terkuat di tanah sentral. Singkat kata, mereka beradu jurus andalan masing-masing. Setelah sekian puluh jurus,  ketua persekutuan bumi dan lang...

Mulai Nulis Lagi

          Memang aneh ketika seseorang memotivasi kita untuk menulis tapi doi sendiri sama sekali tak aktif menulis. Itulah yang terjadi pada diri ini. Dulu saya pernah memposting tentang pentingnya menulis , dan cukup mendapat respon yang positif. Tapi apa mau dikata, produktivitas saya menulis jauh menurun dibanding dulu. Meskipun sebenarnya tulisan saya tak banyak dan tak begitu bagus. Hanya ada satu alasan yaitu kemalasan. Malas memang menjadi musuh besar dalam hidup saya.                     Karena rasa bersalah dan keinginan kembali untuk menulis (walaupun saya tidak jago dalam bidang ini), saya pun berusaha untuk melanjutkan menulis. Mulailah saya mencari ide. Namun kemalasan itu terus menghambat. Saya lebih sering membuka twitter dan facebook daripada menulis. Mulanya ide terus berdatangan namun tangan ini enggan bergerak. Jadilah ide itu sia-sia dan menguap begitu saja.       ...

Pulang Kampung Dadakan.. Silaturrahmi Dadakan..

Gambar
     Jadi emang rencananya libur semester ini saya gak pulang sebenarnya. tapi semua berubah saat negara api menyerang. Maksud saya setelah dapet telpon dan mandat dari Kayu Tangi Ujunglah yang mengharuskan saya pulang kampung.. dadakan.    Ceritanya gini, waktu itu kalau gak salah hari rabu, saat masih di kontrakan teman nonton malam minggu miko yang cukup lucu, Saya berempat bersama temen kampus bermaksud untuk menjenguk teman kami yang namanya Didit, doi lagi sakit gegara UAS. Yaudah kami langsung berangkat sehabis senja. saat itu yang ikut adalah Fajar, Khalid dan Latief. Akan tetapi di tengah perjalanan tersiar kabar bahwa didit saat itu lagi ke dokter.       Baiklah sambil nunggu dia kami yang kebetulan berada di daerah Ijen, langsung menuju Museum Brawijaya, tepat di sampingnya terdapat "lesehan Kita-kita". Itu tempat ngopi bikinan teman seangkatan kami namun beda jurusan, sang sarjana pelepas lelah sekaligus komedian berbakat, Sayful...

Mahalnya Harga Kentut

Gambar
    Menurut orang, Kentut atau bahasa kerennya (ilmiah) Flatulensi adalah keluarnya gas melalui anus atau dubur akibat akumulasi gas di dalam perut (terutama dari usus besar atau kolon). Peristiwa keluarnya gas disebut juga kentut atau sering disebut juga buang angin. Kentut biasanya ditandai dengan rasa mulas di perut. Kentut adalah pertanda orang yang ...    * Kelebihan makan makanan tertentu.    * Ingin buang air besar.    * Mengalami efek samping obat-obatan tertentu.    * Menderita konstipasi atau sembelit.    * Sedang masuk angin.    * Biasanya berbau busuk Kok ngebahas kentut ya? Sabar bos.. pernah gak ngebayangin kita gak bisa kentut? Kayaknya jarang ya.. Pernah kah kita bersyukur tentang kentut kita? Gak juga ya hmm... Nah cerita super singkat berikut mungkin bisa sedikit diambil pelajarannya. Dulu, sebelum merantau ke kota Malang, di rumah saya di Banjarmasin saya pernah diceritain ...

Istiqomah? Janji-Nya adalah Surga!!

Gambar
    Luar biasa. Saya cukup sibuk belakangan ini. Mengapa saya bilang luar biasa? Entahlah. Gara-gara berbagai macam kegiatan... ya macam-macam lah atau memang karena saya yang terlalu malas  zzz. Hmm tapi saya coba untuk nulis lagi. Banyak hal yang terjadi diantara tulisan ini dan terakhir saya. Yang cukup unik dalam tulisan ini adalah cara buatnya bukan diketik. Yoi keyboard saat buat ini agak error sehingga saya buat tulisan dengan klik on-screen keyboard. Gokil gak sob hehehe. Tapi setelah beberapa saat keyboardnya udah lumayan normal Alhamdulillah hehehe.     Oke, geje ya, langsung saja materi kita kali ini adalah tentang Istiqomah. Istiqomah menurut ane itu sederhananya adalah konsisten. nah kalau dalam agama Islam berarti konsisten berada di jalan-Nya, gak melenceng gitu lho. Sampai sekarang saya kesulitan konsisten a.k.a Istiqomah itu, Doakan ya biar bisa. Soalnya godaannya kuat banget sob. Tapi keutamaan Istiqomah memang dahsyat banget bro....

Penyakit Telat

Gambar
   Agak seriusan dikit nih. Telat adalah suatu kebiasaan bagi sebagian orang. Entah sebagian besar atau sebagian kecilnya. Tapi, apabila telat telah mendarah daging dan menjadi budaya, seperti halnya korupsi dan dilakukan berjamaah, bukankah ini suatu penyakit?    Pengalaman saya setelah mengikuti kegiatan keorganisasian mahasiswa selama setahun belakangan ini memberikan fakta yang cukup membuat kaget. Yaitu, setiap kali rapat ataupun pertemuan, atau seminar, pasti terlambat alias tidak tepat waktu. Saya ulangi, pasti terlambat. Apapun organisasinya itu. Dan anehnya telat itu sudah biasa sekali. Padahal menurut saya ini masalah kecil tapi serius.     Ironis memang, apalagi kita, mahasiswa yang notabene penerus bangsa. Saat bangsa lain menghadapi berbagai masalah lain, kita masih berkutat di masalah tepat waktu. Sudah sedemikian parah kah kita tidak memperhatikan masalah "sepele" ini?. Ingat, kadang hal sepele atau kecil itu yang membuat kita t...